Dec 16
menggantung 5 cm…
icon1 kharizmi | icon2 buku, fiksi | icon4 12 16th, 2007| icon31 Comment »

Pernahkah terpikir untuk melakukan perjalanan yang spontan bersama para sahabat dekat?
Jika tidak pernah, mungkin setelah membaca buku ini kamu akan mulai berandai-andai melakukan perjalanan yang sama seperti halnya kelima tokoh utama dalam buku ini.

Arial, Genta, Riana, Zafran dan Ian merupakan kelima tokoh yang berteman sejak mereka masih memakai seragam putih abu-abu. Masa-masa muda mereka kenang sebagai hal yang manis dalam hidup. Walaupun mereka sudah tidak muda lagi, mereka masih sering bertemu dan pada akhirnya, merasa jenuh. Kejenuhan secara ajaib memaksa mereka untuk menyadari bahwa hidup mereka bukan hanya sebatas berlima saja. Akhirnya, kejenuhan mendorong mereka untuk berpisah selama 3 bulan. Waktu itu harus mereka gunakan untuk membenahi kehidupan mereka masing-masing. Arial memanfaatkan waktunya untuk mencari cinta, Genta, Zafran dan Riana berusaha fokus pada pekerjaan mereka, sedangkan Ian melanjutkan kembali skripsinya yang sudah mulai kadaluwarsa.

Cerita utama buku ini adalah saat-saat pertemuan kembali. Setelah 3 bulan berlalu, Genta mengumpulkan para sahabatnya di Stasiun Senen dengan sejumlah peralatan. Genta ingin membawa sahabat-sahabatnya mendaki gunung Semeru untuk merayakan pertemuan mereka sekaligus merayakan kemerdekaan negerinya tepat pada tanggal 17 Agustus. Perjalanan ini membawa sejumlah arti dalam hidup mereka. Menjadi sebuah titik balik hidup mereka.

Buku ini penuh inspirasi. beberapa hal dalam buku ini akan menggelitik kita. memaksa kita memikirkan kembali kehidupan kita sendiri. gak percaya??coba aja baca sendiri….and see for yourself….

Taruh mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu,
apa yg kamu mau kejar…
Kamu taruh di sini… jangan menempel di kening.
Biarkan…
dia…
menggantung…
mengambang…
5 centimeter…
di depan kening kamu…
Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu.
Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari,
kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa.
Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri,
kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu NGGAK BISA menyerah.
Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh,
bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apa pun itu,
segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri…
Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu.
Dan…
sehabis itu yang kamu perlu…
Cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
lapisan tekad yg seribu kali lebih keras dari baja…
Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya…
Serta mulut yang akan selalu berdoa…

(quoted from 5cm: Donny Dhirgantoro)

Penulis/Author: Donny Dhirgantoro
Penerbit/Publisher: Grasindo
Cetakan/Edition: 2005
Kategori/Category: Fiksi
ISBN: 979-759-151-4

Popularity: 30% [?]

Dec 6

Nah ini cerita kedua:

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah
air.
Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari
seorang
guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang
kiyai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanya an
saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab
pertanyaan anda.
Pemuda : Anda yakin? Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar
tidak
mampu menjawab pertanyaan saya.
Kiyai : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan:
1.Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2.Apakah yang dinamakan takdir
3.Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang
dibuat
dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki
unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.

Pemuda : (sambil menahan sakit) Kenapa anda marah kepada saya?
Kiyai : Saya tidak marah…Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3
pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.
Pemuda : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.
Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada?Pemuda : Ya!
Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!

Pemuda : Saya tidak bisa.
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama…kita semua merasakan
kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.
Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Pemuda : Tidak.

Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari
saya hari ini?
Pemuda : Tidak.Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.

Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar
anda?
Pemuda : Kulit.Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda : Kulit.

Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit. Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat
dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang
menyakitkan untuk syaitan.
ADA YANG MAU DITAMPAR???SINI!!!
HAHAH…PUNTEN YA POSTINGANNYA KAYA GINI…LAGI GADA BAHAN!!SEMOGA BERMANFAAT BUAT MEMPERTEBAL IMAN PARA PEMBACA SEKALIAN…NAOON DEUI!!

Popularity: 19% [?]

« Previous Entries